Siapa yang akrab dan kompak dengan Ayahnya...?????
jawabannya pasti bervariasi..., tapi kebanyakan anak perempuan yang akrab dengan ayahnya. Kenapa seperti itu ya?? hemmh.., tapi tidak sedikit juga kok anak laki-laki yang akrab dengan ayah.
Ayah bagiku adalah sosok yang sangat menyenangkan bila tersenyum juga mau bergurau dan mengerikan bila sudah DIAM. Mati kutu aku .., heheh kalo ayahku yang kupanggil papa ini Diam saja. Antara punya salah atau tidak pun tidak tahu, tapi biasanya kalau sudah diam aku punya salah. Jalan terakhir, ya membantu pekerjaannya. Belum berkeringat pun badanku sudah mulai dia mau berbicara dan bergurau. Itulah seorang Ayah baru niat anaknya membantunya sudah LULUH hatinya meskipun JAIM alias Sok2 enggak LULUH gitu deh.
Suatu hari ayah menyuruhku untuk membuat sebuah brosur untuk memasarkan usaha yang digelutinya, memang seperti biasanya kalau sudah berurusan dengan komputer aku lah anak satu2nya yang selalu di liriknya (hemh..bukan KeGeeRan) kakak dan adikku mungkin belum bisa menguasai maksud hatinya. Kalau sudah dipanggilnya..., huhhh sudahlah siap-siap konsentrasi dan memfokuskan seluruh energi yang ada untuk memahami maunya...,karena memang agak sulit untuk mempersiskan apa maunya dengan yang kita pahami..., hemmh ribet deh pokonya. setelah kubuat dan dilihat hasilnya..., lalu apa responnya....?????????
responnya biasa saja tidak pernah ada sesuatu yang terlihat istimewa dari mimik wajahnya..., flat .., datar abisss.
hanya satu yang ku banggakan darinya...., tidak pernah dia menyalahkan pekerjaan anak2nya, tidak pernah terlontar kata2 kasar dari mulutnya, jika kami telah melakukan sesuatu. Meskipun aku tahu dari air mukanya yang tidak begitu senang.
Ayah berkata : " ini sudah bagus,sudah pas dengan tujuan papa, tapi coba warnanya, hurufnya, bentuknya sedikit dirubah supaya lebih menarik. Mungkin itu sebuah penolakan dari hasil yang telah kukerjakan, tapi aku tidak merasa seperti itu karena apapun hasilnya "Tidak Pernah dia menyalahkanku walaupun aku tahu aku salah."
Itulah seorang Ayah, tanpa kita sadari dialah sosok yang sangat perhatian, peduli, pengasih, penyayang, dialah yang paling was-was ketika sesuatu terjadi terhadap anaknya. memang tidak ditunjukkannya semua itu seperti seorang ibu yang selalu menunjukkan kekhawatirannya.
Sayangilah Ayah meski kamu merasa dia tidak memperdulikanmu, kasihilah ia meski kamu merasa ia tak banyak mengasihi seperti ibu, khawatirlah kehilangan ia seperti ia khawatir kehilanganmu.
Memang Rasullullah menyuruh untuk menyayangi ibu sampai 3x..., tapi jangan lupa Ayah itu tidak kalah pengorbanannya dengan ibu.
 |
| I love them So much..... |
Jangan pilih salah satu dari mereka , tapi sayangi dan cintai keduanya dengan hatimu yang TULUS. Seperti keduanya Menyayangimu SOBAT..